Senin, 27 Des 2010, pagi itu Hari masih tidur nyenyak. Mamanya sudah bangun terlebih dahulu dan masak ke dapur untuk bikin sarapan. Selang berapa lama, tiba-tiba Hari sudah memegang kaki mamanya dan bilang "Mama...." dengan riangnya. Padahal jarak kamar tidur dan dapur cukup jauh, sekitar 25 meter. Pagi itu untuk pertama kalinya Hari bangun tidur langsung mencari-cari mamanya. Biasanya dia hanya berteriak atau menangis dari atas tempat tidur. :)
Anak yang pintar...:)
Sunday, 26 December 2010
27 Des 2010, Bangun dan ke dapur sendiri
23 Des 2010, Minta Lagu "Hari har bol...."
Malam itu, untuk meninabobokkan Hari yang sudah mulai mengantuk, mamanya menyanyikan lagu suci:
Hari hari bol...
Bolo Hari bol...
Mukhunda madhava govinda bol...
Ternyata Hari sangat menyukai lagu itu. Entah apa karena ada kata Hari di dalam lagu suci itu, sehingga dia menganggap lagu itu adalah untuk dirinya.
Sejak saat itu, jika Hari mau tidur, selalu minta dinyanyikan lagu itu. Dia akan bilang "...bo bo aii bo..." :)
Hari hari bol...
Bolo Hari bol...
Mukhunda madhava govinda bol...
Ternyata Hari sangat menyukai lagu itu. Entah apa karena ada kata Hari di dalam lagu suci itu, sehingga dia menganggap lagu itu adalah untuk dirinya.
Sejak saat itu, jika Hari mau tidur, selalu minta dinyanyikan lagu itu. Dia akan bilang "...bo bo aii bo..." :)
11 Desember 2010, Rekreasi ke Bali Zoo
Dalam rangka liburan Galungan, Hari dan mamanya pulang ke Bali tgl 6 Des 2010. Kami semua sibuk mempersiapkan keperluan hari Galungan. Saat Galungan, selesai sembahyang di rumah dan di pura2, kami juga ke Samu (kampungnya mama Hari) nebeng di mobilnya Om Hari Wirawan. Di siang yang panas, mereka mandi di air pancuran dari mata air di dalam tanah. Tapi Hari nangis saat diajak mandi di air yang sejuk dingin. Ternyata hari emang gak suka air :)
Masih dalam suasan liburan Galungan, Sabtu 11 Des 2010, kami mengajak hari rekreasi ke Bali Zoo di Singapadi-Gianyar dengan naik sepeda motor. Hari tidur di sepanjang perjalanan. Saat tiba di Bali Zoo, hari terbangun. Dengan tiket Rp 50,000/orang untuk orang lokal Bali (dengan menunjukkan KTP) kami segera masuk. Hari yang baru saja terbangun, jadi minta digendong terus, gak mau jalan sendiri. Hari juga takut saat mau foto bareng dengan burung di pintu masuk. Dia selalu menyebut "bebek" sambil menunjuk pada burung Manyan warna hijau itu.
Hari sangat senang melihat aneka binatang secara langsung, binatang2 yang selama ini hanya dia lihat di buku-bukunya atau di tv. Setelah berjalan agak lama, akhirnya Hari mau berjalan sendiri, sambil dipegang tangannya. Setiap melewati binatang buas (singa,harimau) Hari selalu minta digendong Papanya, tidak mau sama Mamanya. Mungkin dia merasa lebih aman saat dalam bahaya digendong Papanya.:)
Kejadian yang paling mengesankan bagi Hari adalah saat itu Hari duduk istirahat sambil dipangku berhadapan dengan Mamanya sambil dipeluk. Kemudian mereka melihat ke kandang monyet yang bersama anak monyet yang dalam posisi sama dengan Hari. Hari jadi merasa malu dan tersenyum. Setelah kejadian itu, jika kita tanya Hari, "Bagaimana monyetnya?" dia akan memeluk mamanya. :)
Hari pun melihat ular dan ingat dengan suara mendesis ular (seperti yang kami ajarkan). Dia sempat duduk di kereta kuda, dan lama tak mau pindah dari sana. Ternyata Hari teringat dengan cidomo yang banyak ada di Mataram :)
Setelah agak sore, kami pun pulang. Baru saja keluar dari Bali Zoo, turun hujan sangat lebat. Terpaksa...kami berteduh di dagang tipak cantok dan rujak. Terpaksa kami menikmati menu makan siang tipat cantok plus rujak.....hehe.
Masih dalam suasan liburan Galungan, Sabtu 11 Des 2010, kami mengajak hari rekreasi ke Bali Zoo di Singapadi-Gianyar dengan naik sepeda motor. Hari tidur di sepanjang perjalanan. Saat tiba di Bali Zoo, hari terbangun. Dengan tiket Rp 50,000/orang untuk orang lokal Bali (dengan menunjukkan KTP) kami segera masuk. Hari yang baru saja terbangun, jadi minta digendong terus, gak mau jalan sendiri. Hari juga takut saat mau foto bareng dengan burung di pintu masuk. Dia selalu menyebut "bebek" sambil menunjuk pada burung Manyan warna hijau itu.
Hari sangat senang melihat aneka binatang secara langsung, binatang2 yang selama ini hanya dia lihat di buku-bukunya atau di tv. Setelah berjalan agak lama, akhirnya Hari mau berjalan sendiri, sambil dipegang tangannya. Setiap melewati binatang buas (singa,harimau) Hari selalu minta digendong Papanya, tidak mau sama Mamanya. Mungkin dia merasa lebih aman saat dalam bahaya digendong Papanya.:)
Kejadian yang paling mengesankan bagi Hari adalah saat itu Hari duduk istirahat sambil dipangku berhadapan dengan Mamanya sambil dipeluk. Kemudian mereka melihat ke kandang monyet yang bersama anak monyet yang dalam posisi sama dengan Hari. Hari jadi merasa malu dan tersenyum. Setelah kejadian itu, jika kita tanya Hari, "Bagaimana monyetnya?" dia akan memeluk mamanya. :)
Hari pun melihat ular dan ingat dengan suara mendesis ular (seperti yang kami ajarkan). Dia sempat duduk di kereta kuda, dan lama tak mau pindah dari sana. Ternyata Hari teringat dengan cidomo yang banyak ada di Mataram :)
Setelah agak sore, kami pun pulang. Baru saja keluar dari Bali Zoo, turun hujan sangat lebat. Terpaksa...kami berteduh di dagang tipak cantok dan rujak. Terpaksa kami menikmati menu makan siang tipat cantok plus rujak.....hehe.
Subscribe to:
Comments (Atom)