10 Juni 2010 sore harinya, Hari pama kali bisa merangkak dengan benar, dengan tangan dan lututnya menopang badan. Sebelumnya Hari suka merayap dengan perutnya menempel di lantai. Ayo Hari....teruslah belajar.....
Hari juga sudah kembali dengan aktivitas normalnya. Dia sudah kembali belajar dengan flashcardnya...
Thursday, 10 June 2010
10 Juni 2010, Hari Pertama Kali bisa Merangkak dengan Benar
9 Mei 2010, Hari bisa minum pakai sedotan
Mulai 3 Juni 2010, Hari sudah ada pengasuhnya dan ia langsung akrab dengan pengasuh barunya itu. Syukurlah...
Rabu 9 Mei 2010, Hari pertama kali bisa minum air pakai sedotan (straw)...hehe...
Rabu 9 Mei 2010, Hari pertama kali bisa minum air pakai sedotan (straw)...hehe...
29 Mei 2010, Pindah ke Mataram
Mamanya Hari mendapat panggilan mendadak untuk segera mulai kerja di STAHN Mataram mulai 31 Mei 2010. Maka Hari dan Mamanya, serta tante Dewi, berangkat ke Mataram tgl 29 Mei 2010 dengan naik pesawat. Saya dan kakeknya Hari berangkat lewat darat sambil bawakan motor mamanya Hari.
Kami berangkat jam 5 pagi sambil diguyur hujan gerimis. Ternyata jam 13 kami baru tiba di tempat kostnya di Panti Asuhan Dharma Laksana, Jl. Dr Sutomo, Gg. Gilianyar IV no. 21 Mataram. Begitu tiba kami semua langsung bersih-bersih rumah kontrakkan yang tampaknya sudah lama ditempati, jadi penuh dengan debu. Malam harinya kami belanja berbagai keperluan rumah dengan diantar oleh Pak Aris.
Minggu 30 Mei 2010, kami sewa mobil untuk jalan-jalan dengan diantar oleh Pak Aris. Pertama kami melihat bekas kantor kakeknya Hari yang bernah bertugas di Mataram tahun 1961. Kemudian kami menuju ke obyek wisata Narmada, di mana kakeknya Hari juga sempat bertugas tinggal di sana selama 3 bulan di tahun 1961. Ternyata setelah 50 tahun, sangat banyak perubahan yang ada dan konon yang lalu jauh lebih indah daripada yang sekarang. Di sana juga kami menemukan penjual buah bleket, buah zaman doeloe yang sudah punah di Bali. mamanya Hari langsung nelpon kakek di Sulawesi bahwa kita menemukan buah bleket yang sudah langka itu. Orang di sana menyebutnya dengan nama Sawo Manila.
Kemudian kami melanjutkan perjalanan ke Pura Lingsar. Sayangnya lingkungan di sini cukup kotor. Hanya sebentar di sini, kami melanjutkan perjalanan ke Senggigi. Melihat keindahan pantai, melihat Pura Batu Bolong serta melihat obyek batu "Three Finger Lombok". Pemandangannya cukup indah. Setelah sore, kami kembali pulang.
Senin 31 Mei 2010, hari pertama Mamanya Hari kerja. Saya dan kakek yang ngajak Hari di rumah kontrakkan. Ternyata Hari tak mau makan mau pun minum susu. Dia juga jadi rewel karena tumben ditinggal mamanya. Sore saat mamanya pulang, barulah dia mau mimik ASI dan makan bubur.
Selasa 1 Juni 2010, kembali Hari menjadi rewel dan tak mau makan-minum karena ditinggal mamanya. Kami masih berusaha mencarikan mahasiswi pengasuh dan baru akan mulai keesokan harinya. Selasa sore saya dan kakek harus kembali pulang, karena saya hanya cuti 2 hari saja dan esoknya harus kembali kerja di Denpasar. Dengan rasa sedih, saya harus berpisah dengan Hari dan mamanya. Semoga Hari tabah yah...
Kami berangkat jam 5 pagi sambil diguyur hujan gerimis. Ternyata jam 13 kami baru tiba di tempat kostnya di Panti Asuhan Dharma Laksana, Jl. Dr Sutomo, Gg. Gilianyar IV no. 21 Mataram. Begitu tiba kami semua langsung bersih-bersih rumah kontrakkan yang tampaknya sudah lama ditempati, jadi penuh dengan debu. Malam harinya kami belanja berbagai keperluan rumah dengan diantar oleh Pak Aris.
Minggu 30 Mei 2010, kami sewa mobil untuk jalan-jalan dengan diantar oleh Pak Aris. Pertama kami melihat bekas kantor kakeknya Hari yang bernah bertugas di Mataram tahun 1961. Kemudian kami menuju ke obyek wisata Narmada, di mana kakeknya Hari juga sempat bertugas tinggal di sana selama 3 bulan di tahun 1961. Ternyata setelah 50 tahun, sangat banyak perubahan yang ada dan konon yang lalu jauh lebih indah daripada yang sekarang. Di sana juga kami menemukan penjual buah bleket, buah zaman doeloe yang sudah punah di Bali. mamanya Hari langsung nelpon kakek di Sulawesi bahwa kita menemukan buah bleket yang sudah langka itu. Orang di sana menyebutnya dengan nama Sawo Manila.
Kemudian kami melanjutkan perjalanan ke Pura Lingsar. Sayangnya lingkungan di sini cukup kotor. Hanya sebentar di sini, kami melanjutkan perjalanan ke Senggigi. Melihat keindahan pantai, melihat Pura Batu Bolong serta melihat obyek batu "Three Finger Lombok". Pemandangannya cukup indah. Setelah sore, kami kembali pulang.
Senin 31 Mei 2010, hari pertama Mamanya Hari kerja. Saya dan kakek yang ngajak Hari di rumah kontrakkan. Ternyata Hari tak mau makan mau pun minum susu. Dia juga jadi rewel karena tumben ditinggal mamanya. Sore saat mamanya pulang, barulah dia mau mimik ASI dan makan bubur.
Selasa 1 Juni 2010, kembali Hari menjadi rewel dan tak mau makan-minum karena ditinggal mamanya. Kami masih berusaha mencarikan mahasiswi pengasuh dan baru akan mulai keesokan harinya. Selasa sore saya dan kakek harus kembali pulang, karena saya hanya cuti 2 hari saja dan esoknya harus kembali kerja di Denpasar. Dengan rasa sedih, saya harus berpisah dengan Hari dan mamanya. Semoga Hari tabah yah...
Subscribe to:
Comments (Atom)